Iklim suhu dan kelembaban

No comment 644 views

Iklim, suhu dan kelembaban di  Taman Nasional Way Kambas


a. Iklim
Besarnya curah hujan di musim kemarau dari April/Mei – Oktober/Nopember sangat bervariasi, sedangkan di musim penghujan hanya sedikit variasinya. Selama musim kemarau, seluruh kawasan menerima curah hujan rata-rata sekitar 2,000 mm per tahun, yang berarti sedikit di bawah rata-rata curah hujan di kawasan pegunungan Sumatera yang berkisar antara 4.500 – 5.000 mm per tahun.
Pada periode sepuluh tahunan, antara 1975 – 1984 menunjukan rata-rata curah hujan adalah 2.496 mm per tahun. Curah hujan maksimum adalah 3.448 mm dan minimum adalah 1,548 mm pada tahun 1977. rata-rata dalam satu periode, musim kemarau dalam satu tahun adalah 3 bulan, sedangkan musim penghujan adalah 8 bulan. Bulan Agustus dan September adalah musim kemarau relatif panas dibanding bulan lainnya.
Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson, kawasan Taman Nasional Way Kambas dan sekitarnya termasuk dalam tipe iklim B, dengan musim kemarau secara umum berlangsung selama dua bulan (dapat berlangsung sampai enam bulan, yang terjadi sekali dalam dua puluh tahun).

b. Suhu dan kelembaban
Suhu dan kelembaban berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain, tergantung pada tipe vegetasi. Di daerah hutan primer, hanya terdapat sedikit variasi baik pada musim kemarau maupun musim penghujan. Namun pada kawasan terbuka seperti alang-alang dan hutan sekunder, terjadi variasi yang cukup tinggi. Demikian juga untuk variasi suhu hariannya. Pada siang hari suhu relatif lebih tinggi dibandingkan di malam hari. Suhu yang tinggi ini menyebabkan vegetasi alang-alang cepat berkurang kandungan airnya sehingga mudah sekali terbakar. Suhu yang tinggi menyebabkan tanah mudah sekali kehilangan air akibat evaporasi langsung

author
BALAI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Jln. Raya Labuhan Ratu, Kecamatan Labuan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Propinsi LAMPUNG Telp/Fax :(0725) 764 6010
No Response

Leave a reply "Iklim suhu dan kelembaban"