Monitoring dan Penyelamatan Mentok Rimba

No comment 765 views

Tim burung Way Kambas terlibat dalam kegiatan monitoring dan perlindungan Mentok Rimba atau Cairina scutulata di TN WayKambas sejak tahun 2010 sampai sekarang. Kesimpulan paling penting dari observasi kami yaitu bahwa peningkatan populasi mentok rimba terhambat akibat adanya aktivitas illegal yang mengancam keberadaan burung tersebut, menurunkan suplai makanannya serta mengganggu perkembangbiakkan dan kehidupan social burung langka tersebut. Di dalam kawasan TNWK, intensitas pemancing liar merupakan issu utama yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Burung ini juga sudah beradaptasi untuk pergi keluar kawasan TNWK untuk mencari makanan di sawah dan rawa di desa sekitar kawasan. Padahal diluar kawasan Taman Nasional Way Kambas, burung mentok rimba tidak ada perlindungan sehingga mudah ditangkap/diperangkap oleh masyarakat atau ditembak oleh oknum masyarakat.

Didukung oleh Oriental Bird Club (OBC) dan Save Indonesian Endangerded Species (SIES), tahun ini Tim Burung AleRT– Way Kambas, melakukan kegiatan monitoring pergerakan mentok rimba ke luar kawasan TNWK dan melakukan kampanye penyadartahuan kepada masyarakat.
Tujuan utama kegiatan ini ialah:

  • Pelatihan dan perekrutan 10 orang dari masyarakat di 5 desa yang berkaitan dengan distribusi mentok rimba. Tim ini bertujuan untuk memonitor pergerakan mentok rimba keluar kawasan TNWK dan untuk mendukung penyadartahuan kepada masyarakat.
  • Mengumpulkan data dan memetakan pergerakan mentok rimba dan segala sesuatu yang berhubungan dengan mentok rimba yang keluar kawasan.
  • Mempersiapkan bahan kampanye mentok rimba (sticker, banner, leaflet) dan mendistribusikannya kepada masyarakat dan sekolah yang berbatasan dengan TNWK.
  • Menyelamatkan mentok rimba yang terluka/terperangkap/tertangkap di desa dan melepaskannya kembali ke hutan TNWK
  • Melaporkan dan memfasilitasi diskusi tentang kondisi mentok rimba saat ini dan ancamanya kepada Balai TNWK dan stakeholder lainnya.

Dalam kurun waktu 8 bulan, tim ini berhasil mengumpulkan banyak informasi dan melakukan beberapa penyelamatan terhadap mentok rimba yang keluar dari kawasan TNWK, diantaranya:

  • Tim mencatat 30 kali mentok rimba keluar kawasan menuju persawahan dan rawa di desa Braja Yekti, desa Braja Asri, desa Labuhan Ratu VI, dan ke PT NTF.
  • Yang paling banyak yaitu ke desa Labuhan Ratu VI dengan jumlah mentok rimba terbanyak dalam sekali perjalanan ke luar kawasan tercatat ada 4 ekor mentok rimba.
  • Tim berhasil mendapatkan kembali 3 anak mentok rimba dari pemancing liar di desa Braja Yekti, dan melepaskan kembali ke dalam kawasan TNWK.
  • Tim berhasil menyelamatkan 2 ekor mentok rimba yang terperangkap jaring di luar kawasan, dan membawa serta melepaskannya kembali ke kawasan TNWK.

Oleh : Dicky Tri Sutanto

author
BALAI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Jln. Raya Labuhan Ratu, Kecamatan Labuan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Propinsi LAMPUNG Telp/Fax :(0725) 764 6010
No Response

Leave a reply "Monitoring dan Penyelamatan Mentok Rimba"